Minggu, 30 Oktober 2011

MAKALAH PERTUMBUHAN EKONOMI


BAB I
PENDAHULUAN
Selama hampir setengah abad, perhatian utama masyarakat perekonomian dunia tertuju pada cara-cara untuk mempercepat tingkat pertumbuhan pendapatan nasional. Para ekonom dan politisi dari semua negara, baik negara-negara kaya maupun miskin, yang menganut sistem kapitalis, sosialis maupun campuran, semuanya sangat mendambakan dan menomorsatukan pertumbuhan ekonomi (economic growth). Pada setiap akhir tahun, masing-masing negara selalu mengumpulkan data-data statistiknya yang berkenaan dengan tingkat pertumbuhan GNP relatifnya, dan dengan penuh harap mereka menantikan munculnya angka-angka pertumbuhan yang membesarkan hati. “Pengejaran pertumbuhan” merupakan tema sentral dalam kehidupan ekonomi semua negara di dunia dewasa ini. Seperti kita telah ketahui, berhasil-tidaknya program-program pembangunan di negara-negara dunia ketiga sering dinilai berdasarkan tinggi-rendahnya tingkat pertumbuhan output dan pendapatan nasional.
Mengingat konsep pertumbuhan ekonomi sebagai tolok ukur penilaian pertumbuhan ekonomi nasional sudah terlanjur diyakini serta diterapkan secara luas, maka kita tidak boleh ketinggalan dan mau tidak mau juga harus berusaha mempelajari hakekat dan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi tersebut. Pertumbuhan dan pembangunan ekonomi memiliki definisi yang berbeda, yaitu pertumbuhan ekonomi ialah proses kenaikan output per kapita yang terus menerus dalam jangka panjang. Pertumbuhan ekonomi tersebut merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan. Dengan demikian makin tingginya pertumbuhan ekonomi biasanya makin tinggi pula kesejahteraan masyarakat, meskipun terdapat indikator yang lain yaitu distribusi pendapatan. Sedangkan pembangunan ekonomi ialah usaha meningkatkan pendapatan per kapita dengan jalan mengolah kekuatan ekonomi potensial menjadi ekonomi riil melalui penanaman modal, penggunaan teknologi, penambahan pengetahuan, peningkatan ketrampilan, penambahan kemampuan berorganisasi dan manajemen.



BAB II
PEMBAHASAN

I.        DEFINISI PERTUMBUHAN EKONOMI

Pertumbuhan ekonomi adalah proses dimana terjadi kenaikan produk nasional bruto riil atau pendapatan nasional riil. Jadi perekonomian dikatakan tumbuh atau berkembang bila terjadi pertumbuhan output riil. Definisi pertumbuhan ekonomi yang lain adalah bahwa pertumbuhan ekonomi terjadi bila ada kenaikan output perkapita. Pertumbuhan ekonomi menggambarkan kenaikan taraf hidup diukur dengan output riil per orang.

II.        PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KENAIKAN PRODUKTIVITAS

Sementara negara-negara miskin berpenduduk padat dan banyak hidup pada taraf batas hidup dan mengalami kesulitan menaikkannya, beberapa negara maju seperti Amerika Serikat dan Kanada, negara-negara Eropa Barat, Australia, Selandia Baru, dan Jepang menikmati taraf hidup tinggi dan terus bertambah.Pertambahan penduduk berarti pertambahan tenaga kerja serta berlakunya hukum Pertambahan Hasil yang Berkurang mengakibatkan kenaikan output semakin kecil, penurunan produk rata-rata serta penurunan taraf hidup. Sebaliknya kenaikan jumlah barang-barang kapital, kemajuan teknologi, serta kenaikan kualitas dan keterampilan tenaga kerja cenderung mengimbangi berlakunya hukum Pertambahan Hasil yang Berkurang. Penyebab rendahnya pendapatan di negara-negara sedang berkembang adalah berlakunya hukum penambahan hasil yang semakin berkurang akibat pertambahan penduduk sangat cepat, sementara tak ada kekuatan yang mendorong pertumbuhan ekonomi berupa pertambahan kuantitas dan kualitas sumber alam, kapital, dan kemajuan teknologi.


III.        PERMINTAAN AGREGRATIF DAN PERTUMBUHAN EKONOMI

Pada gambar ini dianggap bahwa tingkat PNN kesempatan kerja penuh pada tahun 1998 A sebesar 26 trilyun rupiah dan skedul permintaan agregratifnya adalah C+I+C1 hingga tingkat PNN kesempatan kerja penuh dapat dicapai karena sama dengan tingkat pendapatan keseimbangannya.Misalkan terjadi pertumbuhan kapasitas produksi akibat adanya pertambahan sumber-sumber pertumbuhan ekonommi hingga tingkat PNN kesempatan kerja penuh pada tahun berikutnya yaitu pada tahun 1998 B menjadi 27 trilyun rupiah atau kenaikan sebesar kira-kira 4% dalam output riil.Agar potensi produksi total dapat direalisasikan maka permintaan agregratif harus naik dengan laju pertumbuhan yang cukup untuk memelihara tingkat kesempatan kerja penuh.Karenanya permintaan agregratif harus bergeser keatas menjadi C+I+C2. Bila tidak atau naik secara lebih kecil maka kenaikan kapasitas produksi tak dapat direalisasikan dan dimanfaatkan.Gambar ini menunjukkan aspek penciptaan pendapatan oleh komponen pengeluaran investasi neto.

IV.        TEORI DAN MODEL PERTUMBUHAN EKONOMI

 

Dalam zaman ahli ekonomi klasik, seperti Adam Smith dalam buku karangannya yang berjudul An Inguiry into the Nature and Causes of the Wealt Nations, menganalisis sebab berlakunya pertumbuhan ekonomi dan faktor yang menentukan pertumbuhan ekonomi. Setelah Adam Smith, beberapa ahli ekonomi klasik lainnya seperti Ricardo, Malthus, Stuart Mill, juga membahas masalah perkembangan ekonomi .     

A.    Teori Inovasi Schum Peter

Pada teori ini menekankan pada faktor inovasi enterpreneur sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi kapitalilstik.Dinamika persaingan akan mendorong hal ini.

B.    Model Pertumbuhan Harrot-Domar

Teori ini menekankan konsep tingkat pertumbuhan natural.Selain kuantitas faktor produksi tenaga kerja diperhitungkan juga kenaikan efisiensi karena pendidikan dan latihan.Model ini dapat menentukan berapa besarnya tabungan atau investasi yang diperlukan untuk memelihar tingkat laju pertumbuhan ekonomi natural yaitu angka laju pertumbuhan ekonomi natural dikalikan dengan nisbah kapital-output.

C.    Model Input-Output Leontief.
Model ini merupakan gambaran menyeluruh tentang aliran dan hubungan antarindustri. Dengan menggunakan tabel ini maka perencanaan pertumbuhan ekonomi dapat dilakukan secara konsisten karena dapat diketahui gambaran hubungan aliran input-output antarindustri. Hubungan tersebut diukur dengan koefisien input-output dan dalam jangka pendek/menengah dianggap konstan tak berubah .

D.    Model Pertumbuhan Lewis

Model ini merupakan model yang khusus menerangkan kasus negara sedang berkembang banyak (padat) penduduknya. Tekanannya adalah pada perpindahan kelebihan penduduk disektor pertanian ke sektor modern kapitalis industri yang dibiayai dari surplus keuntungan.

E.    Model Pertumbuhan Ekonomi Rostow

Model ini menekankan tinjauannya pada sejarah tahap-tahap pertumbuhan ekonomi serta ciri dan syarat masing-masing. Tahap-tahap tersebut adalah tahap masyarakat tradisional, tahap prasyarat lepas landas, tahap lepas landas, tahap gerakan ke arah kedewasaan, dan akhirnya tahap konsimsi tinggi.

V.        NEGARA BERKEMBANG DAN FAKTOR PERTUMBUHANNYA


A.    Ciri-ciri negara sedang berkembang


1.    Tingkat pendapatan rendah,sekitar US$300 perkapita per tahun.
2.    Jumlah penduduknya banyak dan padat perkilo meter perseginya.
3.    Tingkat pendidikan rakyatnya rendah dengan tingkat buta aksara tinggi.
4.    Sebagian rakyatnya bekerja disektor pertanian pangan secara tak               produktif,sementara hanya sebagian kecil rakyatnya bekerja disektor industri. Produktifitas kerjanya rendah.
5.    Kuantitas sumber-sumber alamnya sedikit serta kualitasnya rendah. Kalau    mempunyai sumber-sumber alam yang memadai namun belum diolah atau belum dimanfaatkan.
6.    Mesin-mesin produksi serta barang-barang kapital yang dimiliki dan digunakan hanya kecil atau sedikit jumlahnya.
7.    Sebagian besar dari mereka merupakan negara-negara baru diproklamasikan kemerdekaannya dari penjajahan kira-kira satu atau dua dekade.

B.    Transisi kependudukan


Yang mencerminkan kenaikan taraf hidup rakyat di suatu negara adalah besarnya tabungan dan akumulasi kapital dan laju pertumbuhan penduduknya. Laju pertumbuhan yang sangat cepat di banyak negara sedang berkembang nampaknya disebabkan oleh fase atau tahap transisi demografi yang dialaminya. Negara-negara sedang berkembang mengalami fase transisi demografi di mana angka kelahiran masih tinggi sementara angka kematian telah menurun. Kedua hal ini disebabkan karena kemajuan pelayanan kesehatan yang menurun angka kematian balita dan angka tahun harapan hidup. Ini terjadi pada fase kedua dan ketiga dalam proses kependudukan. Umumnya ada empat tahap dalam proses transisi, yaitu:
Tahap 1:
Masyarakat pra-industri, di mana angka kelahiran tinggi dan angka kematian tinggi menghasilkan laju pertambahan penduduk rendah;
Tahap 2:
Tahap pembangunan awal, di mana kemajuan dan pelayanan kesehatan yang lebih baik menghasilkan penurunan angka kelahiran tak terpengaruh karena jumlah penduduk naik.
Tahap 3:
Tahap pembangunan lanjut, di mana terjadi penurunan angka kematian balita, urbanisasi, dan kemajuan pendidikan mendorong banyak pasangan muda berumah tangga menginginkan jumlah anak lebih sedikit hingga menurunkan angka kelahiran. Pada tahap ini laju pertambahan penduduk mungkin masih tinggi tetapi sudah mulai menurun;
Tahap 4:
Kemantapan dan stabil, di mana pasangan-pasangan berumah tangga melaksanakan pembatasan kelahiran dan mereka cenderung bekerja di luar rumah. Banyaknya anak cenderung hanya 2 atau 3 saja hingga angka pertambahan neto penduduk sangat rendah atau bahkan mendekati nol.

C.    Faktor penggerak pertumbuhan ekonomi

Dua hal esensial harus dilakukan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi adalah, pertama sumber-sumber yang harus digunakan secara lebih efisien. Ini berarti tak boleh ada sumber-sumber menganggur dan alokasi penggunaannya kurang efisien. Yang kedua, penawaran atau jumlah sumber-sumber atau elemen-elemen pertumbuhan tersebut haruslah diusahakan pertambahannya. Elemen-elemen yang memacu pertumbuhan ekonomi tersebut adalah sebagai berikut :
1.  Sumber-sumber Alam
Elemen ini meliputi luasnya tanah, sumber mineral dan tambang, iklim, dan lain-lain. Beberapa negara sedang berkembang sangat miskin akan sumber-sumber alam, sedikitnya sumber-sumber alam yang dimiliki merupakan kendala cukup serius. Dibandingkan dengan sedikitnya kuantitas serta rendahnya persediaan kapital dan sumber tenaga manusia maka kendala sumber alam lebih serius.
2    Sumber-sumber Tenaga Kerja
Masalah di bidang sumber daya manusia yang dihadapi oleh negara-negara sedang berkambang pada umumnya adalah terlalu banyaknya jumlah penduduk, pendayagunaannya rendah, dan kualitas sumber-sumber daya tenaga kerja sangat rendah.
3.  Kualitas Tenaga Kerja yang Rendah
Negara-negara sedang berkembang tak mampu mengadakan investasi yang memadai untuk menaikkan kualitas sumber daya manusia berupa pengeluaran untuk memelihara kesehatan masyarakat serta untuk pendidikan dan latihan kerja.
4  .Akumulasi Kapital
Untuk mengadakan akumulasi kapital diperlukan pengorbanan atau penyisihan konsumsi sekarang selama beberapa decade. Di negara sedang berkembang, tingkat pendapatan rendah pada tingkat batas hidup mengakibatkan usaha menyisihkan tabungan sukar dilakukan. Akumulasi kapital tidak hanya berupa truk, pabrik baja, plastik dan sebagainya; tetapi juga meliputi proyek-proyek infrastruktur yang merupakan prasyarat bagi industrialisasi dan pengembangan serta pemasaran produk-produk sektor pertanian. Akumulasi kapital sering kali dipandang sebagai elemen terpenting dalam pertumbuhan ekonomi. Usaha-usaha untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi dilakukan dengan memusatkan pada akumulasi kapital. Hal ini karena, pertama, hampir semua negara-negara berkembang mengalami kelangkaan barang-barang kapital berupa mesi-mesin dan peralatan produksi, bangunan pabrik, fasilitas umum dan lain-lain. Kedua, penambahan dan perbaikan kualitas barang-barang modal sangat penting karena keterbatasan tersedianya tanah yang bisa ditanami.

D.    Peranan penting pemerintah dalam pertumbuhan ekonomi


1.    Beberapa negara sedang berkembang mengalami ketidak stabilan sosial, politik, dan ekonomi. Ini merupakan sumber yang menghalangi pertumbuhan ekonomi. Adanya pemerintah yang kuat dan berwibawa menjamin terciptanya keamanan dan ketertiban hukum serta persatuan dan perdamaian di dalam negeri. Ini sangat diperlukan bagi terciptanya iklim bekerja dan berusaha yang merupakan motor pertumbuhan ekonomi.
2. Ketidakmampuan atau kelemahan sektor swasta melaksanakan fungsi entreprenurial yang bersedia dan mampu mengadakan akumulasi kapital dan mengambil inisiatif mengadakan investasi yang diperlukan untuk memonitori proses pertumbuhan.
3.  Pertumbuhan ekonomi merupakan hasil akumulasi kapital dan investasi yang dilakukan terutama oleh sektor swasta yang dapat menaikkan produktivitas perekonomian. Hal ini tidak dapat dicapai atau terwujud bila tidak didukung oleh adanya barang-barang dan pelayanan jasa sosial seperti sanitasi dan program pelayanan kesehatan dasar masyarakat, pendidikan, irigasi, penyediaan jalan dan jembatan serta fasilitas komunikasi, program-program latihan dan keterampilan, dan program lainnya yang memberikan manfaat kepada masyarakat.
4.    Rendahnya tabungan-investasi masyarakat (sektor swasta) merupakan pusat atau faktor penyebab timbulnya dilema kemiskinan yang menghambat pertumbuhan ekonomi. Seperti telah diketahui hal ini karena rendahnya tingkat pendapatan dan karena adanya efek demonstrasi meniru tingkat konsumsi di negara-negara maju oleh kelompok kaya yang sesungguhnya biasa menabung.
5.    Hambatan sosial utama dalam menaikkan taraf hidup masyarakat adalah jumlah penduduk yang sangat besar dan laju pertumbuhannya yang sangat cepat. Program pemerintahlah yang mampu secara intensif menurunkan laju pertambahan penduduk yang cepat lewat program keluarga berencana dan melaksanakan program-program pembangunan pertanian atau daerah pedesaan yang bisa mengerem atau memperlambat arus urbanisasi penduduk pedesaan menuju ke kota-kota besar dan mengakibatkan masalah-masalah social, politis, dan ekonomi.
6.    Pemerintah dapat menciptakan semangat atau spirit untuk mendorong pencapaian pertumbuhan ekonomi yang cepat dan tidak hanya memerlukan pengembangan faktor penawaran saja, yang menaikkan kapasitas produksi masyarakat, yaitu sumber-sumber alam dan manusia, kapital, dan teknologi; tetapi juga faktor permintaan luar negeri. Tanpa kenaikkan potensi produksi tidak dapat direalisasikan.

E.    Strategi pertumbuhan ekonomi        


  1. Industrialisasi Versus Pembangunan Pertanian
Pembangunan pertanian bersifat menggunakan teknologi padat tenaga kerja dan secara relatif menggunakan sedikit kapital; meskipun dalam investasi pada pembuatan jalan, saluran dan fasilitas pengairan, dan pengembangan teknologinya. Kenaikan produktivitas sektor pertanian memungkinkan perekonomian dengan menggunakan tenaga kerja lebih sedikit menghasilkan kuantitas output bahan makanan yang sama. Dengan demikian sebagian dari tenaga kerja dapat dipindahkan ke sektor industri tanpa menurunkan output sector pertanian. Di samping itu pembangunan atau kenaikkan produktivitas dan output total sektor pertanian akan menaikan pendapatan di sektor tersebut.

  1. Strategi Impor Versus Promosi Ekspor
Stategi industrialisasi via substitusi impor pada dasarnya dilakukan dengan membangun industri yang menghasilkan barang-barang yang semula diimpor. Alternatif kebijakan lain adalah strategi industrialisasi via promosi ekspor. Kebijakan ini menekankan pada industrialisasi pada sektor-sektor atau kegiatan produksi dalam negeri yang mempunyai keunggulan komparatif hingga dapat memproduksinya dengan biaya rendah dan bersaing dengan menjualnya di pasar internasional. Strategi ini secara relatif lebih sukar dilaksanakan karena menuntut kerja keras agar bisa bersaing di pasar internasional.
  1. Perlunya Disertivikasi
Usaha mengadakan disertivikasi bagi negara-negara pengekspor utama minyak dan gas bumi merupakan upaya mempertahankan atau menstabilkan penerimaan devisanya.

VI.        ASPEK HUBUNGAN EKONOMI INTERNASIONAL DALAM PERTUMBUHAN EKONOMI

A.    Perluasan Perdagangan

Negara-negara maju telah berkembang merupakan sumber atau pensupplai barang-barang kapital. Di samping itu mereka juga merupakan pasar yang luas dan cukup besar yang membeli ekspor hasil-hasil pertanian, pertambangan, bahan mentah, ataupun barang-barang manufaktur oleh negara-negara sedang berkembang. Penurunan harga di pasar dunia akan bahan-bahan mentah produk pertanian ataupun hasil pertambangan akan sama seperti halnya turunnya harga minyak bumi ataupun harga tembaga di pasaran internasional.

B.    Aliran Penanaman Modal (Investasi) Asing

Aliran kapital atau investasi asing dari luar negeri baik oleh sector pemerintah maupun swasta asing dapat merupakan suplemen atau pelengkap bagi usaha pemecahan lingkaran setan kemiskinan. Penanaman modal asing banyak bergerak di sektor eksplorasi sumber alam berupa pertambangan, kehutanan, perikanan, dan juga di sektor manufacturing. Swasta asing yang melakukan investasi umumnya merupakan perusahaan besar multinasional.
C.Bantuan Luar Negeri Berupa Hadiah dan Pinjaman
Bantuan asing bisa diberikan secara langsung atau melalui lembaga keuangan internasional. Contoh bantuan langsung berupa hadiah atau pinjaman yang diberikan oleh US-AID (United State Agency for International Development), suatu lembaga bantuan luar negeri pemerintah Amerika Serikat, atau dari badan-badan luar negeri yang serupa dari negara-negara maju telah berkembang lainnya.


BAB III
KESIMPULAN

Pertumbuhan ekonomi adalah proses dimana terjadi kenaikan produk nasional bruto riil atau pendapatan nasional riil. Jadi perekonomian dikatakan tumbuh atau berkembang bila terjadi pertumbuhan output riil.
Banyak para ahli yang mengemukakan tentang teori dan model pertumbuhan ekonomi seperti teori inovasi Schum Peter, model pertumbuhan ekonomi Harrot-Domar, model Input-Output Leontief model pertumbuhan Lewis, dan model pertumbuhan ekonomi Rostow.

Pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh elemen-elemen pertumbuhan ekonomi. Beberapa elemen pertumbuhan ekonomi tersebut yaitu ;
1)     sumber-sumber alam,
2)     sumber-sumber tenaga kerja,
3)     kualitas tenaga kerja yang rendah,
4)     akumulasi kapital.

Dalam pertumbuhan ekonomi peran pemerintah sangat penting untuk mendukung menciptakan suasana yang kondusif sehingga laju ekonomi dapat dicapai dengan baik. Apabila suasana kondusif dalam suatu negara sudah tercipta maka minat para investor untuk menanamkan modalnya akan meningkat, persaingan perdagangan bagus dan masyarakat akan merasa aman dalam melakukan aktifitas sehari-harinya.

Minggu, 21 Agustus 2011

cuti lebaran 2011

cuti kali ini lumayan berkesan, ada senangnya juga sedihnya...
senang karena udah naik nindya praja, CPNS tinggal nunggu bulan (insyaallah secepatnya), dan yang pasti cuti nya 4 minggu + jadi senior tertinggi d kampus.
sedih nya karena harus pisah sama senior ang XIX, huhu

dan alhamdulillah tahun ini bisa lebaran bareng keluarga. udah 5 tahun gag lebaran sama family. 
lumayan lama kan? haaha
semoga aja cuti kali ini banyak manfaatnya, bisa ngerefres otak lagi...amiiin

Kamis, 17 Maret 2011

best photo on my laptop

makna foto
dari artikel yg saya baca sebuah foto berisi beribu macam kenangan yang tersimpan di dalamnya, sebuah foto bisa mengingatkan kita kembali pada apa sebenarnya makna jujur yang terkandung dalam moment yang terekam di dalamnya. Ingatan kita kembali pada kenangan yang terjadi ketika lampu blitz menyala sepersekian detik yang membuat kita bersikap spontan.
Ketika hati kita terasa terbebani oleh berbagai macam masalah yang kita buat, beban hidup yang terasa berat menghimpit, kenangan pahit yang kita lakukan…cobalah tengok foto…dia merupakan penghibur ulung yang mampu memberikan kedamaian dalam hidup kita tanpa banyak bicara. kadang kita bisa tersenyum, kadang kita bisa tertawa, kadang kita malah bisa bersedih dan menitikkan air mata hanya dengan melihat sebuah foto..
 
deskripsikan makna foto di bawah ini??
CHECK THIS OUT !
 
  ekspresi bingung...hahaha


gag jelaas :p

iklan shampo... gag tau merek apa !

iklan obat sakit kepala ...

bau apa yaa???

 ooohh so sweeet..hahaha

foto favorit ku.... like this :)

knp buat ini ya???
 KANGEN ????

gag tau deh....
luv u anesha tryani :*

pemenang dpt
bonuuuss!
lirik lagu kereen....

TUNGGU AKU by ANDRA N THE BACKBONE

Masihkah kau simpan
Mawar yang ku beri
Mungkin tak sewangi dulu
Mungkin tak seindah dulu
Tunggu aku ku akan datang
Masihkah kau jaga
Api cinta dariku
Mungkin tak sehangat dulu
Mungkin tak seterang dulu
Tunggu aku ku akan datang
Tunggu aku ku akan pulang
infomusik-board.blogspot.com
Tunggu aku ku akan datang
Tunggu aku ku akan pulang
Kau segalanya bagiku
Kau adalah duniaku
Satu yang ku pinta
‘tuk tetap menunggu


Tunggu aku ku akan datang
Tunggu aku ku akan pulang
Tunggu aku ku akan datang
Tunggu aku ku akan pulang
Tunggu aku ku akan datang
Tunggu aku ku akan pulang
Tunggu aku (ku akan datang)
Tunggu aku
Tunggu aku
Masih kah kau simpan
Mawar yang ku beri

Senin, 07 Maret 2011

wisata mentawai VS kehidupan masyarakat


Profil
Mentawai secara geografis terletak di Samudera Hindia dan merupakan salah kabupaten prov sumatera barat.
dihuni oleh suku mentawai yang bercirikan tato disekujur tubuh. letak persisnya mentawai ini ada di sebelah barat dari Prov Sumatra Barat. selain mempunyai ombak yang besar, mentawai juga mempunyai wisata alam yang luar biasa. wisata alam biasa kita kenal TNS (taman nasional siberut)
Mentawai mempunyai empat pulau besar :
  1. pulau pagai utara
  2. pulau pagai selatan
  3. pulau sipora
  4. pulau siberut
ibu kota kab. mentawai bertempat di Tuapejat, dikukuhkan menjadi kabupaten pada tahun 1999. Plt Bupati pertama nya adalah alm Bpk Badril Bakar.
letak persinya mentawai ini ada di sebelah barat dari Prov Sumatra Barat
PADANG, KOMPAS.com — "Sejumlah desa di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, akan diproyeksikan sebagai lokasi wisata budaya. Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olah Raga Mentawai Desti Seminora, Jumat (8/10/2010), mengatakan bahwa desa-desa tersebut di antaranya adalah Desa Madobag, Desa Tuapejat, dan Desa Bosua.

Desti mengatakan, proyek desa wisata itu akan diwujudkan pada 2011. Namun, ia belum bisa menjelaskan total anggaran yang bakal dikucurkan untuk pembangunan desa-desa tersebut hingga menjadi lokasi wisata. Pengembangan desa-desa wisata itu dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun industri pariwisata di Kabupaten Kepulauan Mentawai."


dalam pembangunan wisata di mentawai ada beberapa hal yang harus diperhatikan :
  • jaminan mengenai kelestarian budaya lokal
  • sarana dan prasarana serta akses transportasi dan telekomunikasi
  • memperbaiki sistem dan kebijakan pariwisata 
  • tujuan utama pariwisata harus untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat setempat
  • pariwisata mentawai berskala internasional, oleh karena itu pemda baiknya merekrut konsultan khusus yang mempunyai keahlian pariwisata
gambar-gambar wisata mentawai yang eksotis : 

pantai

surfing

dibutuhkan tangan yang berkualitas dan ikhlas dari pemerintah daerah untuk memajukan mentawai dari kemiskinan, salah satu nya melalui pembangunan pariwisata yang mendorong kemakmuran masyarakat setempat...


SEMOGA MENTAWAI KU LEBIH BAIK !!!



Sabtu, 05 Maret 2011

posting lagi


udah lama gag posting lagi nih..
minggu ini agag sibuk, jadi gag sempat nulis deh. kalaupun sempat online itu cm ngedit blog aja dan alhamdulillah blog nya udah slesai. dan sekarang bisa posting apa aja. hahaha
sebenarnya banyak yang mau di tulis, mudah2an aja besok bisa.. amiiin

Kamis, 24 Februari 2011

KEMAMPUAN PERSUASI

Ukuran kepemimpinan yang sejati adalah kemampuan persuasi atau memengaruhi-tidak lebih tidak kurang. Kepemimpinan yang sejati tidak bisa diputuskan, ditunjuk, atau ditugaskan. Kepemimpinan hanya bersumber dari kemampuan persuasi, dan hal itu tidak dapat diperintah. Kemampuan itu harus diupayakan.

Bukti kepemimpinan dapat ditemukan dalam diri para pengikut. Jadi, mengapa beberapa orang tampil sebagai pemimpin, sementara yang lain tidak mampu melakukan persuasi sekeras apapun mereka berusaha? Ada beberapa faktor yang berperan:
1. karakter--siapa mereka
2. hubungan--siapa yang mereka kenal
3. pengetahuan--apa yang mereka ketahui
4. intuisi--apa yang mereka rasakan
5. pengalaman--dimana saja mereka berada
6. keberhasilan masa lalu--apa yang telah mereka lakukan
7. kemampuan--apa yang dapat mereka lakukan

Ada peribahasa kepemimpinan, "Orang yang mengira ia sedang memimpin, tetapi tidak memiliki pengikut, hanyalah orang yang sedang berjalan-jalan." jika anda tidak bisa memengaruhi orang, mereka tidak akan mengikuti anda. Dan jika orang tidak mau ikut, anda bukan seorang pemimpin.

-The 21 Irrefutable Laws of leadership

APAKAH ORANG MENGIKUTI ANDA, ATAU ANDA SEKEDAR SEDANG BERJALAN-JALAN?

IB ke Malino


tmen aku punya cerita nih.....
Pada tanggal 27 November 2010 aq sama temen2 yang lain Wisma Garuda Atas 1 melaksanakan IB ke Malino. Malino adalah salah satu tempat wisata yang ada di sulawesi selatan. Tempat nya lumayan bagus, dan yang jelas sangat dingiiiiiin...wajar karena daeerah pegunungan. Disana kami menginap di wisma keluarga salah satu rekan kami yaitu anzar. Alhamdulillah kami disana sangat menikmati suasana nya dan didukung oleh keluarga rekan kami yang baik sehingga kami tidak mengalami kesulitan utk mengunjungi tempat2 rekreasi disana.

inilah rangkaian perjalanan Garuda Atas 1 dalam rangka IB pertama di malino mulai dari kampus sampai di tempat tujuan, check this out !!!

berbekal semangat 55 kami berangkat menggunakan salah satu truk milik TNI. kayak mau perang aja ya...wkwkwkwk

tempat penginapan : wisma milik keluarga salah satu rekan kami

jalan2 sore sama temen2....

 narsis-narsis boooos...hahaha

gila2an
bakar ikan sambil nyanyi2 !!!


 

bakar.bakar.bakar !!!

 ayo goyaaang maaaas...hahaha

kaks obet-mas ardi...

karaokean bersama...seruuuu pak! lumayan buat ngilangin streees
apalagi kalo liat tampilan duo ratu satria-iyos..wkwkwk


joget bareng !!! hahahaha

kebun teh malino...so cool!!!

 foto bareng temen2...
 puas menikmati suasana kebun teh dilanjutkan dg mandi-mandi di kolam LEMBAH 
air nya dingin skaliii...

setelah jalan2 seharian akhirnya kami kembali ke wisma utk persiapan kembali ke kampus. walaupun cuma sehari saja tapi sudah cukup membuat pikiran fresh lagi.
mudah2an bisa kesana lagi di lain waktu...amiiiin

THE END